Ratusan Napi Lapas Aceh Kabur, Perbatasan Sumut-Aceh Dijaga Ketat

loading…

Sejumlah napi yang melarikan diri berhasil ditangkap. Foto/Dok Ditjenpas

MEDAN – Perbatasan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh dijaga ketat personel Polda Sumut menyusul kaburnya 113 Narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lambaro, Aceh melarikan diri Kamis sore, 29 November 2018 sekira pukul 18.40 WIB.

“Bapak Kapolda memerintahkan seluruh jajaran di Polres untuk memperketat keamanan Lapas di daerahnya. Kita tidak mau kejadian Lambaro terulang di Sumut maupun daerah lainnya,” terang Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Sabtu (1/12/2018).

Kata Kapolda, tidak hanya memperketat penjagaan di perbatasan, Polda Sumut juga akan membantu melakukan pencarian terhadap Napi yang kabur. “Kita perkuat daerah perbatasan di Langkat dan kawasan Aceh Tenggara yang berbatasan dengan Sumut,” jelasnya.

Insiden tersebut terjadi pada saat napi hendak melaksanakan salat Magrib. Ketika itu, ada warga binaan yang melakukan provokasi kepada napi lain untuk kabur. Beberapa warga binaan meminta melaksanakan salat magrib berjamaah pukul 18.30 WIB pada Kamis (29/11/2018).

Namun waktu beribadah tersebut dimanfaatkan oleh beberapa orang narapidana untuk memprovokasi narapidana lainnya agar melarikan diri dari Lapas Kelas II A Banda Aceh. Mereka menjebol pagar pemisah kantor utama dengan blok atau taman kunjungan.

(rhs)