HUT OPM, 500 Pasukan TNI/Polri Amankan Timika dan Tambang Freeport

loading…

Sebanyak 500 personel TNI/Polri mengikuti apel siaga menjelang HUT Organisasi Papua Merdeka di Lapangan Timika Indah, Kabupaten Mimika, Papua, Jumat (30/11/2018) pagi. FOTO/iNews/NATHAN MAKING

TIMIKA – Sebanyak 500 personel TNI/Polri, Jumat (30/11/2018) pagi, mengikuti apel siaga di lapangan Timika Indah, Kabupaten Mimika, Papua. Mereka disiagakan untuk berjaga-jaga menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember besok.

Apel dipimpin langsung Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Mimika, AKBP Fernando Shances Napitupulu. Menurutnya, para personel TNI/Polri akan ditempatkan di setiap sudut kota Timika dan areal tambang Tembagapura.

Fernando memastikan saat ini tidak ada titik-titik rawan di Kabupaten Mimika. Apel dimaksudkan agar aparat keamanan TNI/POLRI selalu siap ketika ada gejolak di lapangan dan di tengah-tengah masyarakat. Contohnya pengibaran bendera Bintang Kejora oleh OPM atau simpatisannya.

“Tidak ada bendera lain yang berkibar selain bendera Merah Putih. Jika ada temuan segera tindak tegas,” katanya usai apel.

Terkait areal tambang Tembagapura, Fernando menyatakan telah menempatkan satuan pengamanan objek vital dari TNI/Polri. Mereka siaga dari mulai lokasi pertambangan Tembagapura hingga areal dermaga pelabuhan PT Freeport Indonesia.

“Usai melakukan apel siaga pengamanan tanggal 1 Desember pada Sabtu besok, aparat gabungan TNI/Polri akan konvoi keliling kota Timika dan sekitarnya dengan bersenjata lengkap. Petugas memberikan imbauan kepada warga Timika untuk beraktivitas seperti biasan, dan tidak terpengaruh dengan adanya isu-isu yang tidak benar,” ujarnya.

Apel siaga tidak hanya digelar di Kabupaten Mimika, tapi di seluruh wilayah Papua dan Papua Barat. Apel digelar karena momen 1 Desember biasanya dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok yang mengatasanamakan OPM untuk mengibarkan bendera Bintang Kejora.

(amm)