China Akan Tangkap 19 Orang Terkait Aksi Demo Veteran Militer

Beijing – Otoritas China memerintahkan penangkapan 19 orang karena diduga mengorganisir aksi-aksi demo oleh para veteran militer di dua kota di China timur pada tahun lalu.

Kantor berita resmi China, Xinhua yang mengutip para jaksa penuntut, melaporkan bahwa “ke-19 orang itu dituduh mengumpulkan massa untuk mengganggu ketertiban umum” di kota Pingdu pada Oktober 2018 lalu dan kota Zhenjiang pada Juni tahun lalu.

Menurut saksi mata saat itu seperti dikutip kantor berita AFP, Sabtu (26/1/2019), aksi demo di Zhenjiang digelar untuk memprotes dugaan pemukulan pensiunan tentara lanjut usia yang menuntut kenaikan tunjangan pensiun.


Aksi demo di Zhenjiang tersebut berlangsung hingga beberapa hari sebelum akhirnya polisi mengintervensi. Xinhua melaporkan, sembilan tersangka pengorganisir aksi-aksi demo di Zhenjiang diduga mengumpulkan lebih dari 1.000 orang secara ilegal dan terlibat dalam konfrontasi dengan polisi dan petugas keamanan.

Sedangkan di Pindu, 10 tersangka diduga mengorganisir aksi-aksi demo oleh para veteran militer. Dalam aksi demo tersebut, sejumlah demonstran disebut telah menyerang polisi, merusak mobil-mobil dan mengganggu operasi pemerintah.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan China telah berjanji pada tahun 2016 untuk memperbaiki standar kehidupan para veteran militer. Janji ini disampaikan setelah ribuan veteran berunjuk rasa di luar kantor-kantor militer di ibu kota China, Beijing.

Pemerintah China telah mempensiunkan lebih dari satu juta tentara sejak tahun 1980-an silam. Tahun lalu, pemerintah China berjanji untuk terus mengurangi jumlah personel militernya yang mencapai dua juta orang.
(ita/ita)