Buaya 2 Meter Dievakuasi Petugas BKSDA dari Kolong Rumah Warga

loading…

Seekor buaya Sapit berukuran panjang 2,1 meter dan berat 40 kilogram dievakuasi petugas BKSDA Kalteng SKW 2 Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kamis 29 November 2018. iNewsTV/Sigit Dzakwan

KOTAWARINGIN BARAT – Seekor buaya Sapit berukuran panjang 2,1 meter dan berat 40 kilogram dievakuasi petugas BKSDA Kalteng SKW 2 Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kamis 29 November 2018. Sebelumnya buaya ini sempat membuat resah warga bantaran sungai Bundung di Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan (Arsel).

“Pada Rabu 28 November 2018 pukul 19.00 WIB. Petugas kami memperoleh informasi dari pesan Whatsapp bahwa ada buaya Sapit yang sudah diamankan warga dan letakkan di bawah kolong rumah warga. Karena lokasi yang cukup jauh dan sudah malam, akhirnya baru pada Kamis pagi petugas mengevakusi buaya tersebut,” ujar Kepala Seksi BKSDA Kalteng SKW 2 Pangkalan Bun, Agung Widodo kepada MNC Media di ruang kerjanya, Jumat (30/11/2018).

Menurut Agung, buaya Sapit itu sempat ditangkap warga di Sungai Bundung dan diamankan di bawah kolong rumah seorang warga Desa Tanjung Putri pada 24 November 2018. “Pada Kamis pagi petugas BKSDA langsung menemui Kades Tanjung Putri, dan kata kades memang benar ada warga menangkap dan mengamankan buaya Sapit tersebut. Warga yang mengamankan yaitu Satran Efendi. Saat itu buaya ditaruh di bawah kolong rumahnya,” katanya.

Dia melanjutkan, kemudian tim BKSDA langsung menuju rumah Satran untuk mengevakuasi buaya Sapit tersebut. Namun Satran tidak berada di rumah karena sedang menyungkur ikan di sungai.

“Kemudian tim menemui istrinya dan menjelaskan bahwa buaya merupakan satwa dilindungi dan harus segera kita evakuasi untuk dilepasliarkan. Saat kita amankan buaya dalam keadaan sehat. Dalam waktu dekat akan kita lepasliarkan ke SM Sungai Lamandau,” ujarnya.

(wib)